“68 pas mas, nggak kurang nggak lebih” jawab Jeki dingin. “Apa? 68 ? kok 68? apa alasannya Jek!?” tanyaku memberondong. Aku tidak mengerti, ...Read More
Aku duduk terdiam di kursi. Bapak dan ibu menatapku dengan tajam. Sepertinya mereka kecewa sekali. Meja kayu jati yang membatasi kami tampak...Read More
Sudah beberapa bulan istriku menunggu kembalinya seorang karyawan laundry andalannya. Karyawan yang pertama kali datang dari Purwodadi hanya...Read More
Jati tampak gagah sekali saat turun dari mobilnya, sebuah mobil Mercy Tiger-nya tampak makin memancarkan aura pesonanya di pelataran kampus ...Read More
Ada setumpuk Indomie soto di lemari piring dan sebaris telor di kulkas yang dibeli istriku entah kapan aku sendiri tidak tahu. Tiba-tiba aku...Read More
Speedometer sudah menembus dia angka 170 km/jam. Setengah detik sempat melihat jarum itu bergerak menuju angka itu. Adrenalinku naik, sudah...Read More
Bresssh! Hujan mendadak tumpah dr langit saat tepat beberapa meter dari keluar tempat parkir. Tumben-tumbenan gak ada intronya dulu kayak bi...Read More
Gak biasanya meeting hari itu bisa kelar jam setengah sebelas. Biasanya, jam setengah satu atau lebih baru bubar jalan dengan suara kemrosok...Read More